Blogger Template by Blogcrowds

18 Agustus 2008

Menghias Tumpeng

Tahun ini tanpa direncanakan ummi terlibat dalam lomba Tumpeng antar RT di lingkungan rumah. Awalnya ummi datang sekitar jam 9 pagi ke rumah Tante Dini hanya untuk membantu memasak atau membungkus makanan yang akan dibagikan di malam puncak kegiatan 17 Agustus. Tapi ternyata ummi mendapat tugas lain : menghias tumpeng untuk lomba jam 5 sore.

Kaget juga secara tidak pernah punya pengalaman menghias tumpeng. Tanya tante Dini, mo dihias bagaimana ? Tante kasih tunjuk modelnya dari sebuah buku sedap yang kondisinya sudah porak poranda alias tercerai berai halamannya. Ummi bawa bahan-bahannya pulang. Minta tolong abi yang baru ajaa nyampe abis jemput Zahrul klub taekwondo di sekolah untuk beli styrofoam, timun Jepang dan janur di pasar. Larilah (eh pake motor ding) si Abi ke pasar.

Sambil nunggu abi, ummi mulai mempersiapkan hiasan pinggir tampahnya. Potong-potong dulu si daun pisang ukuran 5x15 cm sampai kira-kira jumlahnya cukup untuk sekeliling tampah. Mulai membentuk satu per satu segitiga dari daun pisang, staples biar kuat.

Si abi dateng bawa perlengkapan yang dipesan.Ukur styrofoam dan cutter berbentuk bulat seukuran tampah. Pinggiran gabus dilapis dengan daun pisang dan atasnya juga dilapis daun pisang. Mulai persiapkan janurnya, potong-potong bentuk juga segitiga terus dimasukkan ke segitiga daun pisang yang udah dibuat duluan. Bentuk juga janur dengan dijalin untuk pagarnya.

Sekitar jam 2 ummi mempersiapkan piranti mejanya seperti gelas, piring, sendok garpu dan serbet yang diberi hiasan pita merah putih dan kertas merah serta membuat bendera dari pita.. Selesai itu mulai menata tumpeng dan lauk pauknya. Tante Dini membuat pohon kelapa dari wortel, Nenek Nona membuat mawar dari lobak, ummi cuma men-carving telur dan timun Jepang dan membantu menyusun lauk pauknya.

Jam 5 tumpengnya selesai. Capek juga tapi puas lihat hasilnya.



Tumpeng semua RT dan Jurinya

06 Mei 2008

Visit !!! Ternyata banyak perusahaan yg tidak manusiawi

Long time no see, yeah....
Kegiatan ku akhir-akhir ini adalah jalan-jalan ke tempat usaha wajib pajak atau istilah kantornya "Visit".

Minggu lalu aku visit ke sebuah perusahaan di daerah Cimanggis, sebuah perusahaan yang memproduksi bahan kimia pembantu untuk pembuatan kertas. Ini perusahaan beralamat di jalan raya bogor km.32. Sudah 4 kali mondar-mandir di jalan raya itu, beberapa kali tanya tukang ojek, tukang jualan di pinggir jalan, gak ada satupun yang tahu tentang perusahaan tersebut.

Dalam kondisi hujan, dan sudah hampir putus harapan, kami sempat berhenti untuk berputar di depan komplek perusahaan yang kebetulan pasang plang alamat km. 32. Akhirnya diputuskan untuk bertanya pada satpam yang jaga di komplek itu, ternyata..... perusahaan itu ada di komplek itu juga.

Protes juga ma penjaganya, kenapa sih namanya gak ada di depan. Cuma ada 3 perusahaan lain. Ternyata juga, itu perusahaan cuma nempatin ruang kecil dan di belakang pula. Alamak....

Secara kondisi saat itu hujan, gak mungkinlah aku keliling-keliling pabrik untuk berfoto ria. Jadi aku minta aja sama pengurusnya untuk menyediakan foto versi mereka. Lagian aku juga gak yakin diperbolehkan, soalnya itukan gabung ma perusahaan lain.

Nah, yang seru sih hari ini. Aku visit ke perusahaan pembuat kancing. Ya ampun, baunya itu limbah plastik.... dan debu bekas pengolahan plastiknya itu... maakk gak tahan deh. Yang aku heran, sebelum masuk pabrik ada tulisan "Wajib memakai masker". Tapi satupun pegawainya gak ada tuh yang make masker.

Belum lagi karyawan perempuan yang bertugas memilah kancing (yang bagus dan yang tidak sesuai standar) secara manual dengan tangan, harus bekerja dengan berdiri. Maakk.... gak manusiawi banget. Itu kancing kan kecil-kecil, kadang ketebalannya juga beda-beda tipis. Belum debunya itu, mereka kerja bareng mesin-mesin. Aku yang baru sebentar masuk aja udah megap-megap dan terasa tuli karena suara mesin yang sangat keras. Gimana mereka yang udah lama kerja di situ?

Heeh... kok jadi esmosi begini ya? Itu hasil jalan-jalan 'visit'ku hari ini. Kapan-kapan aku sambung lagi.

01 Maret 2008

Gak Punya Banyak Waktu Senggang

Blog ini semakin jarang dikunjungi, karena terus terang aku gak punya waktu senggang lagi (tidak sebanyak dulu). Dulu blog ini aku isi dengan kegiatanku di waktu senggang, ya menguji coba resep, berbagi tips mengelola rumah, berbagi pengetahuan soal pengasuhan bayi, atau sekedar curhat masalah pekerjaan.

Rasanya akhir-akhir ini aku lebih sering menggunakan waktu senggangku untuk istirahat alias tidur. Karena kelelahan dengan aktifitas di kantor yang sangat menguras pikiran. Ternyata lebih capek kalau banyak mikir ya? Tenaga juga terkuras habis.

Dulu sepulang kantor aku masih bisa membuat cemilan untuk bekal anak sekolah esok pagi. Tapi sekarang, jangankan bikin kue, untuk menemani anak-anak belajar saja sudah tidak sanggup.

Aih, rasanya ada sesuatu yang salah deh. Mungkin aku harus cari trik baru dalam mengelola waktu, terutama di kantor. Supaya pekerjaan kantor tidak menghabiskan semua energiku dan aku masih bisa bersenang-senang dengan anak-anak atau mengerjakan hal yang aku suka seperti dahulu. Ada yang mau kasih saran?

28 Januari 2008

Zaki Cover


Create Fake Magazine Covers with your own picture at MagMyPic.com

Subscribe to Time Magazine at an 86% discount!



06 Desember 2007

Tentang E-Registration NPWP

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat email yang menanyakan mengenai Pendaftaran NPWP secara online dengan E-Registration. Sebelumnya saya tidak pernah membahas mengenai perpajakan secara detil di blog ini, namun rasanya penting juga saya sharing jawaban saya kepada pengirim tersebut di sini. Semoga ada gunanya.


-----------------------------------------------------------------
Assalamualaikum Wr Wb

Secara kebetulan saya menemukan blog mbak ini hasil dr googling masalah NPWP, jadi sekalian minta tolong dibantu penjelasannya tentang masalah NPWP, karena sudah muter2 dan belum ada penjelasan yg memadai.

Begini ceritanya, sesuai dengan aturan terbaru PNS xxx diharuskan untuk memiliki NPWP. Tahapan yg telah saya lakukan:

1. Saya telah membuat account e-registration pada tanggal 13 Nopember 2007(login:as) dengan nomor apilkasi I - 212xxx dan mendapat Surat Keterangan Terdaftar Sementara dengan NPWP 24.296.xxx.x-412.000

2. Sesuai dengan petunjuk yg tertera, saya mengirimkan formulir pendaftaran beserta persyaratannya ke KPP Pratama Depok via pos untuk mendapatkan Kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar yang Asli.

3. Pada tanggal 26 Nopember saya login ke account e-registration saya dan yg semula terdapat Surat Keterangan Terdaftar Sementara kini berganti menjadi Surat Penolakan Pendaftaran Wajib Pajak, dengan alasan telah terdaftar pada tata usaha Direktorat Jenderal Pajak

Yang ingin saya tanyakan:

1. Apakah Tahapan pendaftaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan aturan?
---- Ya tahapan yang bapak lakukan sudah benar. Data yang bapak kirim ke KPP Pratama Depok sudah diterima.

2. Apakah NPWP 24.296.xxx.x-412.000 masih berlaku untuk saya?
---- tidak berlaku lagi pak. Kebetulan setelah berkas bapak diterima, petugas mencoba login ke account bapak namun terjadi masalah pada sistem yang saat itu offline. sehingga oleh petugas dibuatkan account baru berdasarkan data yang sudah bapak kirim. No NPWP bapak yang berlaku adalah 24.302.xxx.x-412.000

3. Apa maksud permohonan ditolak dengan alasan telah terdaftar pada tata usaha Direktorat Jenderal Pajak, padahal saya baru sekali ini mengajukan aplikasi pendaftaran NPWP.
---- seperti saya jelaskan di atas, bapak telah didaftarkan dengan account baru sehingga untuk menghindari NPWP ganda, no NPWP sementara 24.296.xxx.x-412.000 kami batalkan.

4. Bagaimana kelanjutan kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar asli yang saya mohonkan?
---- kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar atas nomor NPWP bapak 24.302.xxx.x-412.000 telah selesai. Jika ada waktu bapak bisa mengambil sendiri ke KPP Pratama Depok dengan Saudara A. Atau untuk informasi lebih lanjut bapak bisa menghubungi nomor 7763896 atau 7763923 di ext. 113 dengan Saudara A di Seksi Pelayanan atau bapak bisa menghubungi ext. 111 Seksi Pengawasan dan Konsultasi I dengan Saudara F Account Representatif kelurahan Abadi Jaya Kecamatan Sukmajaya.

- Sebelum ini saya sudah mencoba mengirimkan email tentang ini ke e-registration@pajak.go.id tetapi tidak dapat diterima karena inbox e-registration@pajak.go.id full.(e-Registration admin on 27/11/2007 10:01 The message could not be delivered because the recipient's mailbox is full.)

- mengirim email ke humas@pajak.go.id dan mendapat balasan : "untuk mengajukan pertanyaan seputar fasilitas online Direktorat Jenderal Pajak seperti e registration, e filling , atau e SPT kami persilahkan anda menghungi call centre fasilitas online kami di (021) 5732063. Terima Kasih"- menghubungi nomer (021) 5732063, dan disarankan untuk menghubungi KPP Pratama depok dengan nomer 77203892, 77203893-4.

- Menghubungi nomer 77203892, 77203893-4 dan tidak ada yang mangangkat padahal sudah saya coba berkali-kali. Saya mencoba telp ke nomer penerangan 108 dan mendapat nomer yang sama.
---- Nomor yang diberikan adalah nomor KPP Depok yang lama. Nomor baru adalah seperti yang saya sebutkan di atas.

Maaf kalau email saya ini terlalu panjang. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas penjelasan dan bantuan mbak.
----- Semoga penjelasan saya memuaskan.

Wasalamualaikum Wr Wb

29 November 2007

Account Representatives


Lama tidak menengok bilik ini. Sejak SK keluar sebelum lebaran dan mulai efektif setelah lebaran, aku sama sekali tidak punya kesempatan untuk menengok bilik ini. Apalagi menulis.

Semua energi tercurah ke pekerjaan kantor karena aku punya jabatan baru - Account Representative. Bertubi-tubi tekanan di masa transisi ini aku terima. Membuat aku cukup stress.

Satu hal yang ditekankan oleh kantor, bahwa AR bertugas mengawasi dan membimbing WP. Dengan jumlah WP ribuan, kebayang deh ribetnya. He..he... aku nih cuma mo ngeluarin uneg-uneg aja kok. Kalo udah jalan mungkin bisa terbiasa juga dan mudah-mudahan bisa menulis tentang pajak seperti pernah aku janjikan ke Bu Endah, guru menulisku di kelas menulis. Udah ah....

27 Oktober 2007

Mudik

Libur lebaran yang lalu, kami sekeluarga pulang ke Grobogan, Purwodadi. Kalau perjalanan pulang pergi tidak perlulah diceritakan, karena gak jauh-jauh ceritanya pasti macet.

Tidak banyak foto yang aku dapat, secara tidak ada kesempatan untuk mengambil foto-foto bagus. Padahal pemandangannya cukup bagus, walaupun kering karena kemarau. Satu hal yang bikin repot adalah cuaca yang sangat panas di siang hari, sehingga anak-anakku sulit tidur siang dan jadi rewel. Tapi buat Zahrul, cocok karena dia jadi suka menjelajahi sekeliling rumah.

Hutan yang kami lewati dalam perjalanan menuju desa, kering karena kemarau.


Lihat jalannya yang berbatu-batu besar. Dari jalan masuk di Monggot ke rumah Bangsri butuh waktu 2 jam karena jalan yang jelek. Katanya sih memang sengaja untuk menghindari pencurian kayu jati di hutan Perhutani. Wuih capek deh gak sampe-sampe.

Rumah Kakung dan Yayi di Bangsri, khas Jawa. Gede... Zahrul bisa main bola di dalam rumah.

09 Oktober 2007

Eid Mubarak


Taqabbalallahu minna wa minkum
Taqabbal yaa kariim

Selamat Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

22 September 2007

Dari Acara Munasaroh Palestina Bersama Syekh Siyam



Kepada para pemuda yang merindukan kejayaan
Kepada pewaris peradaban yang telah menggoreskan
sebuah catatan kebanggaan di lembar sejarah manusia

Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkah jiwa dan raga
untuk Allah semata

Dapati keharuman pengorbanan
dan keagungan jihad

Itu penggalan spanduk yang ada di panggung Wisma Makara UI hari ini 22 September 2007. Aku agak terlambat datang karena mencari tempat acara yang ternyata ada di luar kompleks kampus. Tepatnya di sekitar asrama mahasiswa.

Saat masuk ruangan telah penuh sesak dan semua sedang berdiri bernasyid merah saga. Merinding bulu kuduk saat sampai refrainnya, Zahrul anakku pun terkesan hingga terus merengek agar aku mengulang nasyid itu. Kebetulan aku tidak terlalu hafal.

(aku ada di belakang jadi gambarnya gak jelas deh )

Nasyid itu diulangi lagi saat Syekh Siyam memasuki ruangan. Semua bersemangat menyanyikannya untuk menunjukkan dukungan kami terhadap Palestina. Pekik "Allahu Akbar!!!" berkali-kali terdengar saat Syekh Siyam bercerita tentang keadaan di Palestina. Tidak lama, karena ada sesi tanya jawab. Dan diakhir sesi I, ada 5 Al Qur'an khusus yang ada tulisan, doa serta tandatangan Syekh Siyam untuk dilelang kepada peserta. Lelang tertinggi sebesar Rp 3,5 juta.

Sebetulnya masih ada sesi 2 sampai acara ifthor jama'i. Tapi karena kesehatanku tidak mengijinkan, akhirnya selepas ashar aku pulang. Acara yang sangat berkesan dan membekas di hati.

Saat acara aku sempatkan bercerita kepada Zahrul tentang bocah Palestina yang melawan Yahudi hanya dengan melempari batu, seperti gambar yang terpampang di layar. Alhamdulillah, ada satu pelajaran yang bisa aku masukkan hari ini kepada Zahrul.

Dari Acara BAKSOS Menjelang Ramadhan

Hari Minggu 9 September 2007, teman-teman mengadakan Bazar dan Aksi Sosial disingkat (BAKSOS) menjelang Ramadhan. Acara diadakan di RW 08 Kelurahan Bojong Pondok Terong. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, walaupun acara sedikit molor dari waktu yang telah direncanakan.

Ustadz Jaya yang juga Aleg dari Fraksi PKS, datang bersilaturahmi dengan masyarakat dan memberikan sedikit tausiyah pada pembukaan acara ini. Di sela acara pemberian paket sembako, ustadz dari Arimatea (maaf lupa namanya karena sedang jaga di posko kesehatan) memberikan penjelasan untuk menangkal kejadian pemurtadan yang sedang berlangsung di RW 08 Kelurahan Bojong Pondok Terong tersebut.

Berhubung tidak pernah hadir saat awal perencanaan, aku diset hanya dibagian dokumentasi. Pada hari H, hanya pada awal acara saja aku sempat mendokumentasikan jalannya acara. Selebihnya tidak bisa karena ternyata di posko kesehatan kekurangan orang. Aku bantuin menyerahkan obat kepada pasien sambil menjelaskan aturan minumnya.

Ini sebagian gambar yang bisa aku ambil saat acara Baksos berlangsung.


Acara Pembukaan


Isi dari 200 Paket Sembako


Penyerahan secara simbolis kepada wakil dari tiap RT


Antrian pembelian sembako bersubsidi


Bazar barang-barang layak pakai antara lain pakaian dan alat rumah tangga, ludes diborong warga. Prediksi sebelumnya warga agak gengsi membeli barang layak pakai ini, ternyata salah sama sekali.


Posko kesehatan menargetkan 150 pasien, tapi ternyata melebihi perkiraan. Masih ada warga yang tidak terlayani.


Pemeriksaan oleh dokter.


Tempat pengambilan resep obat. Kehabisan stok obat batuk anak sediaan sirup.

Itulah sebagian kecil kegiatan menyambut Ramadhan yang kami lakukan. Walaupun tidak akan bisa menandingi kegiatan pemurtadan, namun mudah-mudahan bisa sedikit membantu warga. Semoga.

Posting Lama