Donat Cair


Waktu belanja di Ace Hardware, aku nemu cetakan donat yang bergagang seperti centong sayur. Bongkar-bongkar tabloid, akhirnya nemu resep donat cair yang menggunakan cetakan ini. Langsung deh dicoba.

Hasilnya lumayan, paling enak kalo masih hangat, kalo dingin ... jadi rada keras. Seperti biasa, tidak ada keberanian untuk submit ke event donat week NCC. Masih belum pede jeh. Masih harus banyak belajar. Resepnya menyusul ya, masih harus bongkar tabloidnya lagi.

Donat Kentang

Sebetulnya aku pingin banget ikutan donat week-nya NCC. Sayang seribu sayang... aku gak berani ikut laporan.

Nah ini adalah donat kentang yang tadinya mo dilaporin ke milis tapi gak jadi....

KBM-Dsh #4: Siomay/Batagor dan Kue Ku


Disela-sela kesibukan kantor dan hizb, aku berhasil juga menyelesaikan tantangan ke-4 dari Klub Belajar Masak Dsh. Tantangan kali ini ada dua pilihan yaitu Siomay dan Batagor atau Kue Ku. Alhamdulillah aku berhasil mengerjakan keduanya tidak seperti tantangan ke-3 yang hanya sempat membuat satu saja.


Resep seperti biasa menyusul... jika ada waktu lebih luang lagi. Enjoy the picture...

Ayam Kecap


Ini masakan gampang banget, cocok untuk orang malas kayak saya. Resepnya ambil punya NCC. Dijamin enak... pas dilidah.

Clarinova Brownies


Brownies ini dibuat karena ada banyak persediaan putih telur. Cari-cari resep yang disesuaikan dengan stok bahan, akhirnya pilihan jatuh ke resep Ny Liem - Clarinova Brownies.

Hasil jadinya lembut, enak cuma masih terasa sedikit bau amis telurnya. Bisa jadi flavour yang aku gunakan kurang bagus dan kurang banyak sehingga wanginya gak bisa mengalahkan amis itu. Resep brownies ini sebenarnya ditunggu ma umminya Difa.. cuma memang aku gak nemu waktu luang untuk posting resepnya. Maaf ya bu... resepnya menyusul.

Ayam Rica-Rica


Akhirnya punya kesempatan posting foto proyek yang sudah menumpuk dan janji-janji resep yang belum ditunaikan.

Masakan ini mudah, seperti kebanyakan masakan menado lainnya... ayam rica-rica ini enak. Tinggal rasa pedasnya saja yang disesuaikan dengan selera kita. Untuk sementara fotonya dulu ya... resep menyusul kalau ada waktu luang.

KBM-Dsh #3 : Chicken Nugget

Saat tantangan ke-3 diluncurkan, jujur seneng banget karena semua bahan sudah siap. Saya sebenarnya punya resep sendiri yang biasa saya buat. Tapi tak ada salahnya mencoba resep baru.

Seperti tantangan pempek sebelumnya, resep ini juga saya modifikasi. Satu ekor ayam setelah saya ambil dagingnya hanya menghasilkan kurang lebih 7 ons fillet. Bumbu tetap sama, bawang putih, lada dan sedikit garam karena saya menambah parutan keju di adonannya sisa pesanan amris serta susu bubuk. Selain maizena seperti dalam resep, saya juga menambahkan sedikit putih telur, tujuannya untuk mengikat adonan supaya gak ambyar.



Nah, kalau resep ini aslinya gak dikukus, adonan setelah dimasukkan loyang, saya kukus dulu sebentar. Jadi predust flour di resep asli saya skip. Setelah matang dan didinginkan, saya cetak dengan cookie cutter tinggi. Celupkan di batter mix, gulingkan di bread crumb kasar. Susun di wadah, masukkan kulkas supaya tepung rotinya nempel dengan baik. Nah bila akan dikonsumsi, tinggal goreng deh.


Rasanya ... yummy banget dan sehat tentu saja. Soalnya selain daging ayam, ada keju juga susu. Kebayang kan rasanya...Tadinya kalau ada sayuran semisal wortel mau saya tambahin parutan wortel (kebetulan stoknya lagi gak ada). Ini bisa jadi penganan yang komplet apalagi buat anak-anak yang rada susah makan sayur.



Yuk disantap .... nyam...nyam...

Eh iya, ini resepnya (yang tulisan merah versi aku yaa...) :

Chicken Nugget
modified by Wahidah

Bahan :
780 gr ayam fillet tanpa kulit ( 1 ekor ayam ambil dagingnya, punyaku gak sampe 7 ons)
45 gr kulit ayam, giling halus ( seadanya kulit ayam, gak pake ditimbang)
100 gr es batu ( seadanya es batu)
40 gr tepung maizena (sama 40 gr juga)
50 gr keju parut
1 sdm susu bubuk
1 butir putih telur, kocok sebentar dengan garpu
Tepung roti (bread crumbs kasar yang warnanya kuning, ntar hasil akhirnya kayak nugget beli deh.)

Bumbu halus :
15 gr bawang putih (4 siung bawang putih)
1,5 gr merica bubuk ( 1/4 sdt merica butiran, lagi kehabisan yg bubuk)
14 gr gula pasir ( 1 sdm peres gula pasir)
15 gr garam (aku kurangin karena udah pake keju jadi 2 sdt garam)

Predust flour : (aku gak pake)
100 gr tepung terigu protein tinggi
45 gr tepung maizena

Batter mix : (sama, lain kali harus dikurangi. coz kebanyakan)
100 gr tepung terigu
50 gr tepung maizena
1 butir telur
250 ml air dingin
4 gr merica bubuk
10 gr garam
1 gr soda kue

Cara membuat :
Versi asli :
Masukkan kulit ayam, daging ayam, sebagian es dan garam ke dalam food processor. Aduk dengan kecepatan tinggi sampai halus. Masukkan sebagian es lagi, tepung dan bumbu lainnya, aduk sampai kalis dan tercampur rata, matikan, angkat adonan dan masukkan dalam wadah. Cetak nugget sesuai selera. Gulingkan adonan yang sudah dicetak ke dalam predust flour, langsung masukkan ke dalam batter mix. Gulingkan di atas tepung roti sampai rata. Panaskan minyak. goreng nugget sampai mengapung, angkat. Apabila hendak disimpan di kulkas, dinginkan nugget lalu masukkan dalam plastik kemasan. Bila akan dikonsumsi, cukup digoreng ulang sebentar dan sajikan dengan saus sambal dan saus tomat.

Versi saya :
1. Haluskan daging ayam, kulit ayam, es dan garam dalam chopper (blender untuk daging). Sisihkan.
2. Haluskan pula bumbunya.
3. Dalam wadah, campur ayam cincang, bumbu halus, keju parut dan es, aduk rata. Masukkan tepung maizena dan putih telur sambil diaduk sampai kalis dan tercampur rata. Masukkan dalam loyang, kukus sampai matang. Angkat, dinginkan.
4. Setelah dingin, cetak nugget sesuai selera dengan cookie cutter yang tinggi. Atau potong-potong sebesar ibu jari.
5. Celupkan potongan nugget ke adonan batter mix, gulingkan ke bread crumbs. Tata nugget dalam wadah tertutup, simpan dalam kulkas agar tepung roti menempel dengan baik paling tidak 1/2 jam.
6. Bila akan dikonsumsi, goreng nugget dalam minyak panas hingga kuning keemasan. Angkat, sajikan.

Cara membuat batter mix :
Campur semua bahan kering, aduk rata. Tambahkan setengah bagian air dingin, kocok pelan menggunakan mixer (saya menggunakan whisker saja, udah malam, terlalu berisik kalo pake mixer). Tambahkan lagi sisa air dingin, aduk dan kocok sampai rata dan adonan menjadi kental (punya saya tidak terlalu kental, mungkin karena tidak pakai mixer). Simpan adonan pencelup ini di lemari es sampai saat digunakan.

Catatan : untuk ukuran sendok baik sendok makan atau sendok teh, gunakan sendok ukuran yah... jangan pake sendok biasa... ntar ukurannya gak passs. Oke...

Soft Bread

Hari ini nyoba resep soft bread-nya bu Fatmah. Ngulenin pakai concerto, adonannya kok ada brintil-brintilnya yah? Hasilnya sih lumayan walaupun aku lebih suka roti sobeknya.

Versi bu Fatmah gak pake isian, versiku pake isian filling coklat dan keju - daging asap. Aku buat kecil-kecil dimasukin cup... jadinya sekitar 20-an roti. Berikut penampakannya.


KBM-Dsh #2 : Pempek

Akhirnya bisa juga menyelesaikan tantangan membuat pempek KBM-Dsh ini Sabtu tanggal 24 Januari 2009. Sebetulnya mau minggu lalu tapi gak dapat tenggiri di pasar.

Resepnya sedikit dimodifikasi menyesuaikan jumlah ikan yang yang ada. Beli tenggiri 1/2 kg setelah diambil dagingnya dan diblender hanya tersisa kira-kira 4 ons. Saya tidak gunakan tepung terigu tetapi tepung beras. Sehingga hasil pempek setelah direbus kering tidak berlendir (diinapkan pun tetap tidak berlendir dan tetap lembut selama beberapa hari). Saya juga gunakan sagu tani cap Pak Tani karena pengalaman di Palu saya pernah menggunakan tepung kanji dan sagu basah, hasilnya tidak terlalu memuaskan.


Untuk cukonya, saya buat tidak pedas karena anak-anak pingin makan pempek pakai kuah. Ortunya mengalah, jadi saya buat sambal cabai rawit sebagai tambahan. Pelengkapnya hanya timun, itupun hanya saya yang pakai timun. Anak-anak dan suami tidak, bahkan si sulung setelah habis satu mangkok, nambah makan pempek yang rebusan dicocol-cocol kuah. Menurut orang-orang sih... cuko akan lebih enak kalau menggunakan gula merah batok asli dari Linggau-Palembang. Katanya lagi... gula merah itu ada yang jual di Jatinegara. He..he.. tp saya gak serajin itu kok. Pake gula merah super yang kecil-kecil aja. Dan satu lagi lupa gak beli tongcai, dan akhirnya gak pake deh.


Sekian ya... selamat menikmati.

Cake Hantaran Lamaran Daus

Jumat minggu yang lalu sebetulnya aku membuat cake untuk hantaran lamaran Daus tetangga depan rumah. Sayang seribu sayang, lupa banget difoto jadi gak ada penampakannya deh.

Cakenya pakai sponge cake yongki dibuat dua tingkat dihias butter cream dengan nuansa pink. Kali ini aku cukup berhasil membuat renda pinggirannya. Secara keseluruhan lumayan hasilnya, dengan empat mawar pink di layer teratas. Aku sendiri cukup puas, dan kata si penerima, cakenya cantik.

Seneng banget deh... suer .... seneng banget.

Blog Widget by LinkWithin